Diduga Gunakan Material dari Lokasi, Proyek P3A Guna Tani di Cisepan Disorot, Transparansi Dipertanyakan

Liputan16-Garut – Proyek pembangunan jaringan irigasi Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Guna Tani di Kampung Cisepan, Desa Gunamekar, Kecamatan Bungbulang, Kabupaten Garut, menuai sorotan. Proyek tersebut diduga menggunakan material pasir dan batu yang diambil langsung dari lokasi pekerjaan.

Berdasarkan hasil pantauan awak media di lapangan, material yang digunakan dalam pembangunan diduga tidak didatangkan dari pemasok, melainkan memanfaatkan pasir dan batu yang tersedia di sekitar lokasi proyek.

Dugaan tersebut diperkuat oleh pengakuan salah seorang pekerja bernama Ardi. Ia mengakui bahwa material yang digunakan memang berasal dari lokasi pekerjaan.

“Iya, material pasir dan batu menggunakan yang ada di lokasi,” ujar Ardi saat ditemui di lokasi.

Temuan ini memunculkan pertanyaan mengenai kesesuaian penggunaan material tersebut dengan spesifikasi teknis pekerjaan, Rencana Anggaran Biaya (RAB), serta ketentuan dalam kontrak proyek. Jika penggunaan material dari lokasi tidak sesuai aturan, hal itu berpotensi menjadi temuan yang perlu mendapat perhatian instansi berwenang.

Awak media telah berupaya meminta klarifikasi kepada Ketua Kelompok P3A Guna Tani, Hikmat, melalui pesan WhatsApp. Namun hingga berita ini diterbitkan, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan maupun penjelasan.

Masyarakat berharap instansi terkait segera melakukan pengecekan lapangan guna memastikan seluruh pekerjaan dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis, ketentuan yang berlaku, serta menjamin penggunaan anggaran dilakukan secara transparan dan akuntabel.

Media ini tetap menjunjung asas keberimbangan dan membuka ruang hak jawab kepada Ketua Kelompok P3A Guna Tani maupun pihak terkait apabila ingin memberikan klarifikasi atau penjelasan atas pemberitaan ini.

 

(Rudi Sanjaya)

Post Comment